Hujan yang tak lagi sama






Sore itu hujan turun dengan deras nya, sehingga memaksa ku untuk bangun dari tidur yang panjang. 

Aku membuka mata dan menatap ke arah jendela sambil berkata "ahh hujan lagi".  

Aku memaksakan diri untuk bangun walau sebenarnya tubuh ini masih malas untuk beranjak dari tempat tidur. 

Perlahan ku berjalan menghampiri meja yang sengaja posisi nya ku letakkan tepat di depan jendela agar aku dapat melihat dan mengamati suasana di luar jendela. 

Kali ini hujan yang menjadi suasana yang ku lihat. 

Dulu hujan pernah berpihak dan menjadi bagian dari diriku dan dirimu. 

Tapi entah kenapa semenjak kau pergi, hujan yang turun terasa berbeda tidak seperti saat kau masih disampingku. 

Hujan yang sekarang hanya membuat ku terasa hampa dan tidak ingin menikmatinya.

Ingin ku berkata "cepatlah pergi aku tidak ingin melihat mu turun di depan mataku". 

Ahh sepertinya aku akan jadi pembenci hujan semenjak kau pergi, sebab saat hujan turun selalu membawa semua kenangan itu datang lagi. Datang untuk membuka luka dan secarik kisah yang di namakan MASA LALU. 

Komentar

Posting Komentar